-->

Cara Mengatasi Kurang Darah Saat Menstruasi Berlebih

kurang darah saat menstruasi

Seorang wanita yang sedang menstruasi terkadang mengalami gejala kurang darah atau anemia karena pada saat menstruasi darah yang dikeluarkan wanita cukup banyak setiap harinya. Kamu harus segera mengatasi gejala kurang darah saat menstruasi ini karena apabila tidak segera diobati gejala kurang darah saat menstruasi akan semakin parah dan menimbulkan berbagai macam komplikasi.

Setiap wanita memiliki pola menstruasi yang berbeda-beda dan pendarahan yang berbeda pula, kadang ada yang sedikit kadang pula ada yang berlebih. Pola menstruasi setiap wanita juga berbeda-beda karena kadang ada yang menstruasi nya teratur kadang pula ada yang menstruasi nya tidak teratur. Kurang darah dapat terjadi ketika seseorang mengalami menstruasi berlebih. Penyebabnya sendiri karena tidak tercukupinya asupan zat besi dalam tubuh mengingat zat besi sendiri merupakan zat yang membantu memproduksi sel darah merah.

Jika kamu mengalami gejala kurang darah saat menstruasi, maka cara mengatasi nya dengan memahami terlebih dahulu jenis gejala kurang darah tersebut. Umumnya kurang darah saat menstruasi disebut juga dengan anemia defisiensi besi. Nah bagaimana cara mengatasi anemia defisiensi besi ? Yuk simak penjelasan berikut ini 

Anemia Defisiensi Besi

Anemia Difiesiensi Besi adalah anemia atau kurang darah yang sering muncul ketika seorang wanita sedang menstruasi. Ketika menstruasi tubuh wanita akan mengeluarkan darah cukup banyak sehingga mengalami kekurangan asupan nutrisi dan zat besi yang fungsinya memproduksi sel darah merah pada tubuh.

Zat besi yang berkurang secara signifikan pada tubuh seseorang maka akan membuat pasokan sel darah merah juga menurun signifikan. Jika sel darah merah menurun signifikan dibandingkan dengan kemampuan tubuh seseorang dalam memproduksi sel darah merah maka barulah terjadi gejala yang dinamakan kurang darah atau anemia.

Baca Juga : 

Menstruasi seseorang dapat dikatakan normal jika berlangsung selama 2-7 hari dengan jumlah darah yang dikeluarkan rata rata dibandingkan dengan penggunaan pembalut berkisar 3-4 pembalut setiap harinya. Namun jika kamu mengalami siklus menstruasi lebih dari 7 hari dengan perdarahan yang tidak wajar maka dapat dikatakan bahwa siklus menstruasi mu tidak normal. Menstruasi yang tidak normal tidak boleh dibiarkan, kamu harus segera mengambil tindakan seperti berkonsultasi dengan dokter.

Saat menstruasi tubuh melepaskan banyak darah dan mengakibatkan seseorang mengalami kemerosotan asupan zat besi yang dapat menyebabkan gejala berikut ini :

  • Tubuh terasa lemas
  • Gampang lelah
  • Badan terasa nyeri
  • Kulit terlihat pucat
  • Konsentrasi menurun
  • Lidah meradang
  • Sesak nafas
  • Emosional
  • Kaki dan tangan terasa dingin
  • Jantung berdebar cepat
  • Kurang nafsu makan
  • Pusing atau sakit kepala tiba tiba

Perhatikan gejala diatas dan jika kamu merasakan hal yang sama saat menstruasi maka kamu perlu segera menangani hal itu dengan cara berikut ini.

Berikut Tips Mengatasi Kurang Darah Saat Menstruasi Berlebih

Kurang darah saat menstruasi berlebih sebetulnya dapat dicegah dan diminimalisir dengan cara berikut ini :

Mengatur Pola Makan Sehat

Sebetulnya mengatur pola makan sehat harus diperhatikan oleh setiap orang, tidak hanya pada saat seseorang menstruasi saja karena mengatur pola makan dapat menjadikan tubuh menjadi kuat dan sehat. Jika seseorang sedang menstruasi berlebih dan mengalami gejala kurang darah maka dapat mulai mencegahnya dengan memilih makanan yang banyak mengandung zat besi seperti daging merah, ikan, seafood, kacang-kacangan, sayur hijau (bayam), telur, gandum atau sereal.

Mengkonsumsi Makanan Tinggi Vitamin C

Cara selanjutnya untuk mengatasi kurang darah saat menstruasi berlebih adalah dengan mengonsumsi makanan dengan kandungan vitamin c yang tinggi. Dengan kamu mengkonsumsi makanan tinggi vitamin c maka zat besi dalam tubuhmu akan diserap dengan baik sehingga produksi sel darah merah dalam tubuhmu dapat kembali normal. Kamu dapat menemukan makanan yang tinggi vitamin c pada buah dan sayur seperti jeruk, kiwi, tomat, nanas, brokoli, bayam, stroberi, kol, dan kentang.

Baca Juga : Ini dia 8 Nutrisi Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil Saat Puasa

Jika Mengkonsumsi Pil KB Perhatikan Hal-hal Berikut

Nah ini khusus bagi kamu yang mengalami gejala kurang darah saat menstruasi berlebih dan tengah mengkonsumsi pil KB maka kamu perlu mengkonsultasikan penggunaan pil KB dengan dokter. Jika kamu mengalami kurang darah maka kamu dapat beralih ke pil KB yang dapat menambah asupan zat besi dalam tubuhmu sehingga ketika menstruasi kamu tidak merasakan gejala-gejala seperti tiba-tiba pusing, lemas, letih, dll.

Nah itu dia cara mengatasi kurang darah saat menstruasi berlebih yang dapat kami sampaikan pada artikel ini. Jika kamu merasa masih mengalami gejala kurang darah atau anemia berlanjut maka segera periksa ke dokter agar tidak semakin parah. Menstruasi memang terkadang cukup meresahkan bagi setiap wanita. Tetapi jika menstruasi tidak kunjung datang kita juga was was tentunya, jadi tetap berpikir positif dan jangan lupa menjaga pola hidup sehat 😙 

Previous Post Next Post

Berkomentarlah secara wajar dan sesuai dengan topik didalam artikel, jangan mengirim link spam pada kolom komentar.

Post a comment (0)

Ad Blocker Detected

Tolong matikan adBlock anda karena hanya iklan yang membuat kami semangat menulis